Ketika Alloh subhanahu wa ta’ala menurunkan Adam yang merupakan manusia pertama dan bapak dari berbagai manusia maka Alloh subhanahu wa ta’ala telah memberikan amanah yang agung, amanah yang diberikan kepada seluruh manusia yang tidak sanggup diemban oleh makhluk yang paling besar di bumi ini seperti gunung-gunung, langit, bumi dan sebagainya tapi manusia telah mengembannya yaitu amanah ibadah, amanah pengabdian kepada Alloh subhanahu wa ta’ala. Memegang amanah ini merupakan prinsip dasar bagi manusia dan kemanusiaan itu sendiri dan alam semesta. Bahkan Alloh subhanahu wa ta’ala telah menegaskan selama manusia memegang amanah ini dengan kuat berdasarkan hidayah yang datang dari Alloh dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka, kemudian mereka tidak akan takut dan tidak akan berduka. Sepanjang mereka memegang amanah besar yang didasarkan pada wahyu yang murni kemurnian wahyu/hidayah dari Alloh subhanahu wa ta’ala inilah yang menjadi titik utama dari di utusnya para nabi dan rosul.
Oleh : Dr. Muhammad Sarbini, M.H.I (Ketua MPP HASMI)
Durasi : 00:21:18
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Sikap Seorang Muslim Terhadap Rosululloh
Ditulis oleh Radio Streaming
Kamis, 04 November 2010 10:17
Ma’asirol muslimin rohimakumulloh,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas akhlaq yang telah dilalaikan oleh manusia khususnya kaum muslimin kepada akhlaq yang terkait kepada Rosululloh saw, bagaimana islam mengatur yang akan kita kaji berdasarkan panduan dari Al-Qur’an dan Sunnah Rosululloh saw. Sebuah akhlaq yang setiap kita wajib untuk mengkaji, mempelajari, memahami secara baik dan hari semakin hari harus semakin sempurna. Dan setelah kita fahami kita ilmui menjadi kewajiban kita untuk melaksanakan mewujudkan sebuah akhlaq yang terlalu banyak kalau kita paparkan dan menjadi realita yang dapat kita saksikan saat ini betapa kaum muslimin telah banyak melalaikan akhlaq yang harus mereka miliki sebuah sifat atau karakter yang harusnya ada pada diri dan jiwa mereka yaitu kecintaan mereka kepada Rosululloh saw.
Oleh : Ustadz. Ali Maulida, S.S (MPP HASMI)
Durasi : 00:22:03
Bitrate : 128 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Berbakti kepada Orang Tua
Ditulis oleh Radio Streaming
Rabu, 03 November 2010 10:35
Pendengar yang berbahagia, sudah pada ma’lum bahwa orang yang paling berjasa dalam kehidupan kita yang menyebabkan kita ada ke dunia ini adalah kedua orang tua. Dan kitapun menyadari bahwa orang tua adalah orang yang menjadi penyebab kehadiran kita kedunia ini maka dengan hal ini adalah hal yang aneh yang mungkin terjadi dewasa ini dimana ada seorang anak yang tega menghabisi nyawa kedua orang tuanya ataupun bentuk-bentuk perlakuan lain yang ujung-ujungnya adalah menyakiti kedua orang tua. Maka dalam hal ini bagaimana pandangan islam tentang seharusnya sikap seorang anak kepada orang tua. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman :
“Dan kami telah mewajibkan kepada manusia yaitu untuk berbuat baik kepada orang tua yaitu ibu dan bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang hal itu maka janganlah kamu mengikuti keduanya, hanya kepadaku lah kamu kembali dan aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Oleh : Ustadz Aceng Zakaria, S.Th.I
Durasi : 00:18:18
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Dalil-dalil Tentang Taqwa
Ditulis oleh Radio Streaming
Selasa, 02 November 2010 15:35
Pendengar yang berbahagia, kita akan sama-sama mengkaji ayat-ayat Alloh subhanahu wa ta’ala yang berkisar tentang taqwa didalam kitab riyadus shalihin yang disusun oleh Al-Imam Nawawi salah satu ulama besar didalam madzhab syafi’i dan juga menjadi rujukan oleh madzhab-madzhab yang lain. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman didalam surat Ali-Imron : 102 “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu sekalian kepada Alloh subhanahu wa ta’ala dengan sebenar-benarnya taqwa” dan surat At-Thagabun: 16 “Bertaqwalah kamu sekalian kepada Alloh subhanahu wa ta’ala dengan semampu kamu sekalian”.
Oleh : Ustadz Abu Dzar Al-Ghifari, Lc.
Durasi : 00:21:12
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Sabarnya Para Ulama
Ditulis oleh Radio Streaming
Senin, 01 November 2010 11:17
Para pendengar yang berbahagia,
Tema kita dalam kajian kali ini akan membahas akhlaq nya para ulama, yaitu akhlaq nya orang-orang yang mulia. Yang mana mereka pun bisa menjadi qudwah bagi kita dalam bidang akhlaq di karenakan mereka perwaris para nabi sebagaimana sabda Nabi saw : “Ulama Pewaris Para Nabi”. Namun yang akan saya lebih tekankan disini daripada akhlaq nya para ulama yaitu yang berkaitan dengan sifat “Al-Hilm” orang yang memiliki sifat ini disebut “Al-Halim” sebagaimana Nabi Ibrohim. Sebenarnya sifat ini dekat dengan sifat sabar hanya saja sifat halim mungkin lebih tinggi derajatnya daripada sifat sabar, perbedaanya adalah apabila sabar dia maksdunya menahan diri dari hawa nafsu, amarah dikarenakan lemah dan tidak mampu. Namun Al-Halim ini beda, dia menahan hawa nafsunya dan amarahnya menahan dirinya padahal dia mampu dan berkuasa untuk membalasnya, menerapkannya. Seperti kisah Nabi Yusuf, ketika dia sudah mencapai kekuasaan kerajaan, datanglah saudara-saudaranya yang dulu memasukkan dia kedalam sumur dan meminta maaf. Nabi Yusuf pada saat itu sangat mungkin sekali untuk membalas siksaan mereka dikarenakan ketika itu Nabi Yusuf adalah seorang raja. Apa yang dikatakan Nabi Yusuf “tidak ada cela bagimu, semoga Alloh subhanahu wa ta’ala mangampuni kalian, dan Dia (Alloh) Maha Pengasih”.
Oleh : Ustadz Abu Sholah Asy Syafi'i,Lc.
Durasi : 00:25:30
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 01 November 2010 11:25 )
Unsur Keimanan
Ditulis oleh Radio Streaming
Jumat, 29 Oktober 2010 15:40
Pada kesempatan kita kali ini kita akan membahas satu pembahasan yang sangat penting sekali bahkan dikatakan ini termasuk dari pokok-pokok aqidah salafusshalih pendahulu kita yang shalih yaitu ahlussunnah wal jama’ah yaitu pembahasan tentang al-iman, bagaimana iman ini difahami oleh ahlussunnah wal jama’ah.
Oleh : Ustadz Hudan Dimyati Ahmad
Durasi : 00:21:08
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Urgensi Tafakur
Ditulis oleh Radio Streaming
Kamis, 28 Oktober 2010 14:52
Ma’asirol muslimin rohimakumulloh,
Adanya perintah dari Alloh subhanahu wa ta’ala untuk merenungi berbagai macam kejadian dan penciptaan yang ada dialam semesta ini adalah salah satu bentuk lain dari hal-hal yang diberikan oleh Alloh subhanahu wa ta’ala sebagai sebuah kemuliaan kepada manusia. Sebagiamana kita ketahui bersama bahwa Alloh subhanahu wa ta’ala telah memuliakan bani adam dengan cara menciptakannya melalui tangan–Nya sendiri, lalu meniupkan ruh darinya, lantas diperintahkannya para malaikat untuk bersujud kepada Adam as. Tentu ini adalah kemuliaan yang sangat besar sekali yang telah Alloh berikan kepada manusia. Namun tidak hanya sampai disitu saja, Alloh subhanahu wa ta’ala memuliakan manusia dari makhluk yang lainnya adalah dengan memberikan satu potensi yang dengan potensi itu ia bisa merenungi dan juga mentadabburi semua penciptaan alam semesta yang ada disekelilingnya agar ia bisa mendekatkan diri kepada Alloh subhanahu wa ta’ala dan dia bisa mengenal siapa Rabnya yang berhak untuk disembahnya. Potensi inilah yang disebut dengan al-aql (akal). Akal yang menjadi pembeda bagi manusia sehingga dia bisa mengetahui mana yang bermanfaat dan mana yang berbahaya. Akal yang menjadi standar untuk mengetahui jalan kebaikan dan juga jalan keburukan dan juga akal menjadi media untuk menerima ilmu pengatahuan. Mengetahui hakikat berbagai macam, bahkan mengontrol naluri dan juga keinginannya atau syahwatnya.
Oleh : Ust. Fachri Fachrudin, S.H.I
Durasi : 00:22:12
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Ada Apa dengan Ghozwul Fikr
Ditulis oleh Radio Streaming
Selasa, 26 Oktober 2010 09:33
Para pendengar yang budiman,
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tema “Ada Apa dengan Ghozwul Fikr”. Secara bahasa berasal dari dua kata bahasa arab yaitu Al-Ghozwu yaitu perang atau invasi dan Al-Fikr yang berarti hal yang berkaitan dengan fikiran ataupun pemikiran. Jadi al-ghozwul fikri berarti perang intelektualitas ataupun invasi pemikiran. Mudah-mudahan setelah mendengar pembahasan kali ini bagi kita semakin jelas tentang ghozwul fikri. Walaupun keras dan kerapnya gelombang al-ghozwul fikri menghantam kita selaku kaum muslimin dan walau peradaban barat saat ini memiliki hegemoni yang sangat kuat dan mencengkeram bagi kita kaum muslimin, semua itu tiada lain merupakan suatu tantangan yang kita hadapi dan harus kita menangkan.
Oleh : Ust. Rahendra Maya, S.Th.I (Ketua LSSI)
Durasi : 00:22:49
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 26 Oktober 2010 09:40 )
Taqwa
Ditulis oleh Radio Streaming
Senin, 25 Oktober 2010 15:35
Kata-kata taqwa, sering sekali kita dengar dari para da’i, ustadz-ustadz. Bahwa taqwa yang sebenarnya yaitu mendekatkan diri kita kepada Alloh subhanahu wa ta’ala atau taqwa adalah sebuah kalimat yang mencakup seluruh pelaksanaan terhadap kewajiban-kewajiban dan meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Alloh subhanahu wa ta’ala.
Oleh : Ustadz. Muslim
Durasi : 00:19:35
Bitrate : 64 Kbps
Untuk mendengarkan klik disini
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 25 Oktober 2010 15:39 )